
Google Ads telah menjadi tulang punggung strategi pemasaran digital modern, terutama bagi bisnis yang ingin menjangkau audiens dengan cara yang lebih terukur dan efektif. Melalui dua jenis utama kampanye — Search dan Display — pengiklan dapat memilih pendekatan berbeda untuk mencapai hasil sesuai tujuan bisnis. Namun, tidak semua memahami bagaimana kombinasi dua format iklan ini bisa menghasilkan kinerja maksimal.
Banyak bisnis hanya fokus pada Search Ads untuk menjaring calon pelanggan yang aktif mencari produk, padahal Display Ads berperan penting dalam membangun kesadaran merek melalui visual yang menarik. Keberhasilan kampanye digital bergantung pada kemampuan menggabungkan keduanya secara strategis agar saling melengkapi.
Bagi pelaku usaha yang ingin mendapatkan hasil nyata dari strategi terpadu ini, layanan jasa kelola Google Ads dengan contoh kampanye sukses menjadi solusi profesional yang mampu mengelola Search dan Display Ads secara terarah dengan hasil terukur.
Mengenal Perbedaan Kampanye Search dan Display
Google Search Ads menargetkan pengguna yang aktif mencari informasi, produk, atau layanan menggunakan mesin pencari. Sedangkan Google Display Ads menampilkan iklan visual di situs mitra Google seperti YouTube, Gmail, dan ribuan portal berita.
Search Ads bersifat responsif terhadap niat pengguna, sementara Display Ads bekerja pada sisi awareness dengan visual yang menarik. Perpaduan keduanya bisa menciptakan strategi pemasaran berlapis: menjaring pelanggan baru sekaligus memperkuat pengenalan merek.
Salah satu contoh penerapan yang berhasil adalah perusahaan ritel lokal yang menggunakan Search Ads untuk mendatangkan prospek langsung, dan Display Ads untuk menampilkan promosi visual pada audiens yang sebelumnya mengunjungi website mereka. Pendekatan dua jalur ini terbukti meningkatkan konversi sebesar 38% dalam tiga bulan.
Dampak Visual pada Display Ads
Kekuatan utama dari Display Ads terletak pada daya tarik visual. Elemen gambar dan warna mampu menarik perhatian pengguna bahkan sebelum mereka berniat membeli. Berdasarkan data Google Marketing Insights, iklan dengan visual berkualitas tinggi mampu meningkatkan brand recall hingga 50% dibandingkan teks biasa.
Pentingnya elemen visual dalam iklan digital juga ditegaskan oleh berbagai studi pemasaran. Penggunaan desain yang menarik, warna kontras, dan logo yang jelas terbukti memperbesar peluang klik. Oleh karena itu, pengiklan disarankan memaksimalkan kekuatan visual iklan Display agar pesan promosi lebih mudah diingat.
Menentukan Tujuan Kampanye Search atau Display
Sebelum menjalankan kampanye, pengiklan perlu menentukan tujuan yang ingin dicapai — apakah untuk meningkatkan penjualan, membangun kesadaran merek, atau memperkuat retargeting. Dalam konteks ini, pemahaman terhadap tujuan kampanye Search atau Display menjadi kunci keberhasilan.
Beberapa contoh pengaturan tujuan yang efektif:
- Kampanye Search digunakan untuk menjaring prospek siap beli dengan kata kunci niat tinggi.
- Kampanye Display digunakan untuk menjangkau audiens luas dan memperkenalkan merek baru.
- Kombinasi keduanya digunakan untuk membangun funnel pemasaran dari awareness hingga konversi.
Dengan menyesuaikan tujuan sejak awal, bisnis dapat mengoptimalkan anggaran dan mendapatkan hasil yang sepadan dengan biaya iklan.
Perbandingan Strategi Search dan Display untuk Promosi Bisnis
Menerapkan dua kampanye sekaligus membutuhkan strategi yang matang. Dalam perbandingan strategi Search dan Display untuk promosi bisnis, Search Ads lebih cocok bagi bisnis yang mengandalkan permintaan aktif, sedangkan Display Ads unggul dalam membangun eksposur jangka panjang.
Kombinasi strategi yang disarankan oleh praktisi digital meliputi:
- Gunakan Search Ads untuk keyword niat tinggi seperti “beli sekarang”, “harga terbaik”, atau “layanan terdekat”.
- Gunakan Display Ads untuk memperkenalkan merek melalui banner di situs relevan.
- Terapkan remarketing Display kepada pengguna yang pernah mengunjungi situs tetapi belum melakukan pembelian.
Pendekatan ganda ini memperluas jangkauan audiens tanpa mengorbankan efisiensi biaya.
Studi Kasus Kampanye di Jakarta
Sebuah perusahaan layanan teknologi di Jakarta Pusat menjalankan kampanye kombinasi Search dan Display untuk meningkatkan penjualan produk SaaS (Software as a Service). Dengan bantuan jasa kelola Google Ads Jakarta Pusat berdasarkan studi kasus nyata, mereka menargetkan kata kunci spesifik seperti “software manajemen proyek” untuk Search Ads, sementara Display Ads digunakan untuk menampilkan iklan visual di portal berita bisnis.
Dalam waktu dua bulan, kampanye menghasilkan peningkatan konversi sebesar 62% dan menurunkan biaya per akuisisi hingga 27%.
Sementara di wilayah Gambir, pelaku UMKM kuliner menggunakan jasa kelola Google Ads Gambir dengan kampanye yang terbukti efektif untuk mempromosikan menu harian. Hasilnya, jumlah pesanan online meningkat 45% dalam waktu enam minggu karena kombinasi strategi iklan pencarian dan visual display yang tepat sasaran.
Langkah Teknis untuk Menjalankan Kampanye Kombinasi
Agar kampanye Search dan Display berjalan maksimal, berikut langkah teknis yang bisa diterapkan oleh pelaku usaha:
- Tentukan tujuan kampanye (penjualan, trafik, atau brand awareness).
- Buat dua grup iklan terpisah: satu untuk Search, satu untuk Display.
- Gunakan keyword niat tinggi untuk Search dan audiens berbasis minat untuk Display.
- Desain banner Display dengan visual profesional dan pesan ringkas.
- Uji performa keduanya secara berkala untuk menyesuaikan strategi dan anggaran.
Pendekatan ini terbukti efektif meningkatkan efisiensi biaya dan memperkuat sinergi antara iklan teks dan visual.
Transparansi dan Dukungan Profesional
Google Ads memberikan laporan performa secara real time sehingga pengiklan dapat memantau biaya, klik, dan konversi setiap saat. Transparansi ini membantu bisnis mengevaluasi hasil kampanye dan menentukan langkah optimasi berikutnya.
Dengan dukungan jasa kelola Google Ads Jakarta berdasarkan studi kasus nyata, pelaku usaha dapat memastikan setiap rupiah iklan digunakan secara efisien. Tim profesional juga akan membantu merancang strategi berbasis data agar kampanye lebih efektif dalam jangka panjang.
FAQ
Apa perbedaan utama antara Google Search dan Display Ads?
Search Ads menargetkan pengguna yang sedang mencari produk, sementara Display Ads membangun kesadaran merek melalui visual.
Apakah bisa menggunakan Search dan Display sekaligus?
Bisa. Kombinasi keduanya membantu membangun funnel pemasaran yang menyatukan awareness, consideration, dan konversi.
Bagaimana cara menentukan kampanye yang tepat untuk bisnis kecil?
Tentukan tujuan terlebih dahulu. Gunakan Search untuk hasil cepat dan Display untuk memperluas jangkauan merek.
Kesimpulan
Kampanye gabungan Google Search dan Display Ads terbukti mampu meningkatkan performa promosi bisnis secara signifikan. Dengan pengaturan tujuan yang tepat, pemilihan kata kunci relevan, serta visual yang menarik, strategi ini memberikan keseimbangan antara hasil jangka pendek dan pembangunan merek jangka panjang.
Pendekatan profesional dalam pengelolaan iklan menjadi faktor kunci agar setiap anggaran iklan memberikan dampak maksimal bagi pertumbuhan bisnis digital.