
Dalam praktik SEO, banyak praktisi digital yang menitikberatkan strategi pada konten teks dan backlink, tetapi sering kali mengabaikan elemen visual. Padahal, gambar yang tidak dioptimasi bisa menjadi penyebab utama turunnya peringkat website di mesin pencari. Fenomena ini sudah terbukti nyata dan bisa merugikan performa bisnis.
Beberapa studi menunjukkan bahwa ukuran file besar, format gambar yang tidak tepat, serta ketiadaan alt text dapat memengaruhi kecepatan website dan pengalaman pengguna. Hal ini membuat Google menurunkan ranking karena halaman dianggap tidak ramah pengguna.
Artikel ini akan mengulas studi kasus gambar SEO buruk, meliputi pengalaman nyata website turun ranking, faktor teknis yang terlibat, serta strategi perbaikan yang bisa diterapkan. Bagi Anda yang ingin mencegah hal serupa, layanan optimasi gambar website profesional dapat menjadi pendamping strategis.
Studi Kasus Nyata: Website UMKM Turun Ranking
Sebuah UMKM di Bekasi memiliki website toko online yang sebelumnya stabil di peringkat 3–5 untuk kata kunci utama. Namun, setelah mengganti desain dengan banyak gambar resolusi tinggi tanpa kompresi, performa organik menurun drastis.
Data Google Search Console (3 bulan):
- CTR turun dari 4,8% menjadi 2,1%
- Average position bergeser dari 5,4 ke 14,7
- Trafik organik menurun 42%
Analisis Google PageSpeed Insights:
- Largest Contentful Paint (LCP) meningkat dari 2,4s menjadi 6,1s
- Cumulative Layout Shift (CLS) tidak stabil karena ketiadaan atribut width/height
- Total Blocking Time (TBT) naik signifikan akibat loading gambar besar
Kasus ini memperlihatkan bagaimana contoh nyata dampak gambar tidak teroptimasi bisa menyebabkan kerugian besar pada bisnis.
Checklist Langkah Teknis Perbaikan
- Audit Gambar
- Tools: Google PageSpeed Insights, GTMetrix, Screaming Frog.
- Identifikasi file gambar > 500 KB.
- Kompresi File Gambar
- Tools: TinyPNG, Squoosh, ImageOptim.
- Target ukuran: thumbnail < 200 KB, hero image < 500 KB.
- Lihat detail strategi kompresi gambar SEO.
- Ubah Format Gambar
- Gunakan WebP/AVIF untuk performa modern.
- JPG untuk foto kompleks, PNG untuk grafis transparan.
- Optimasi Alt Text dan Nama File
- Alt text deskriptif, relevan dengan konten.
- Nama file SEO friendly:
sepatu-kulit-bekasi.jpg.
- Implementasi Lazy Loading & Image Tag
- Plugin WordPress: LiteSpeed Cache, a3 Lazy Load.
- Tambahkan atribut width/height untuk mencegah CLS.
- Terapkan sesuai peran optimasi gambar SEO onpage.
Faktor Penyebab Turun Ranking
- Ukuran file besar: memperlambat loading halaman.
- Tidak ada alt text: Google kesulitan memahami konteks gambar.
- Format tidak tepat: PNG digunakan untuk foto → ukuran berlebihan.
- Tanpa lazy loading: memperbesar LCP.
- Ketiadaan struktur HTML yang benar: layout shift mengganggu pengalaman pengguna.
Layanan Optimasi Gambar SEO di Bekasi
Jika Anda pemilik bisnis di Bekasi, kami menyediakan optimasi gambar website Bekasi untuk membantu meningkatkan performa kecepatan, user experience, dan ranking Google.
Bagi area lebih spesifik, tersedia pula optimasi gambar website Bekasi Utara dengan pendekatan lokal, sehingga strategi benar-benar relevan dengan target audiens wilayah Anda.
Referensi Otoritatif
- Google Search Central – Image Best Practices
- Yoast – Image SEO: the Ultimate Guide
- Backlinko – Image SEO Guide
Catatan Transparansi
Artikel ini disusun oleh tim RoketAds berdasarkan pengalaman nyata pengelolaan website UMKM di Bekasi. Data diambil dari Google Search Console dan PageSpeed Insights. Sumber referensi didukung oleh Google, Yoast, dan Backlinko untuk menjaga akurasi serta kredibilitas konten.
Kesimpulan
Studi kasus di atas menunjukkan bahwa gambar yang tidak dioptimasi dapat menurunkan ranking secara signifikan. Mulai dari CTR hingga performa teknis, semuanya terdampak hanya karena pengelolaan gambar yang salah.
Optimasi gambar bukan sekadar estetika, melainkan strategi SEO teknis yang berpengaruh langsung pada trafik organik. Praktisi digital perlu mengintegrasikan checklist langkah teknis di atas untuk memastikan website tetap kompetitif di SERP.