Alternatif Tools Gratis Selain Google Keyword Planner

Home » artikel » Alternatif Tools Gratis Selain Google Keyword Planner

Google Keyword Planner adalah salah satu tool yang sering digunakan untuk riset kata kunci. Namun, banyak blogger pemula dan UMKM merasa data yang ditampilkan masih terbatas karena lebih berfokus pada kebutuhan iklan Google Ads.

Keterbatasan ini membuat banyak orang mencari alternatif Google Keyword Planner agar bisa mendapatkan data keyword yang lebih detail dan sesuai kebutuhan SEO organik.

Artikel ini akan membahas berbagai tools gratis yang bisa digunakan sebagai alternatif Keyword Planner, lengkap dengan kelebihan, kekurangan, dan cara penggunaannya. Untuk hasil yang lebih optimal, riset keyword juga sebaiknya dipadukan dengan layanan jasa SEO profesional agar strategi lebih terarah dan efisien.


Mengapa Butuh Alternatif Google Keyword Planner?

Meski bermanfaat, Keyword Planner memiliki keterbatasan seperti:

  • Data volume pencarian yang hanya berupa rentang.
  • Kompetisi keyword lebih relevan untuk iklan daripada SEO organik.
  • Tidak menampilkan metrik tambahan seperti tingkat kesulitan SEO.

Inilah alasan banyak pemula mencari tool pendukung lain agar hasil riset keyword lebih akurat. Sebelum itu, sebaiknya pahami juga contoh studi kasus riset keyword menggunakan Google Keyword Planner agar tahu perbandingannya.


Kesalahan Umum Pemula Saat Menggunakan Keyword Planner

Banyak pemula sering salah kaprah saat memakai Keyword Planner, misalnya hanya fokus pada keyword dengan volume tinggi tanpa melihat kompetisi. Akibatnya, konten sulit bersaing di halaman pertama. Kesalahan lain bisa Anda pelajari lebih lanjut di artikel kesalahan umum pemula saat pakai Google Keyword Planner.


Alternatif Tools Gratis untuk Riset Keyword

Berikut beberapa pilihan tool gratis yang bisa dijadikan alternatif:

  1. Ubersuggest
    Menyediakan data volume pencarian, ide keyword, serta tingkat kesulitan SEO.
  2. Keywordtool.io (versi gratis)
    Membantu mencari keyword turunan dari Google Autocomplete.
  3. AnswerThePublic
    Berguna untuk menemukan pertanyaan populer yang sering dicari pengguna terkait topik tertentu.
  4. Google Trends
    Menampilkan tren pencarian dari waktu ke waktu, cocok untuk kata kunci musiman.
  5. Ahrefs Free Keyword Generator
    Memberikan ide keyword beserta volume dan tingkat kesulitan dasar.

Dengan menggunakan beberapa tools sekaligus, hasil riset bisa lebih kaya dan relevan untuk strategi konten.


Pilihan Tool Riset Keyword Selain Google Keyword Planner

Bagi Anda yang ingin strategi lebih tepat, penting memahami pilihan tool riset keyword selain Google Keyword Planner agar tidak hanya terpaku pada satu sumber data.

Strategi yang tepat adalah mengombinasikan Google Keyword Planner dengan tools alternatif sehingga Anda bisa mendapatkan data volume, tren, hingga intent pengguna dengan lebih lengkap.


Studi Kasus Blogger UMKM

Contoh nyata:

  • Seorang UMKM di Cirebon menggunakan Google Keyword Planner dan menemukan keyword “jasa desain rumah Cirebon” dengan volume menengah. Namun, setelah dicek di Ubersuggest, ditemukan variasi long-tail seperti “biaya jasa desain rumah minimalis Cirebon” yang lebih mudah masuk halaman pertama.
  • Blogger pemula hanya fokus pada keyword volume besar tanpa cek tren di Google Trends. Akibatnya, artikel kehilangan trafik ketika tren kata kunci tersebut menurun drastis.

Langkah Teknis Menggunakan Google Keyword Planner

Untuk membantu pemula, berikut langkah teknis dasar menggunakan Google Keyword Planner:

  1. Login ke akun Google Ads.
  2. Pilih menu Tools, lalu klik Keyword Planner.
  3. Klik Discover new keywords.
  4. Masukkan kata kunci utama, misalnya baju muslim modern.
  5. Analisis data volume pencarian, tingkat persaingan, dan tren musiman.
  6. Export daftar keyword ke spreadsheet.
  7. Kelompokkan keyword menjadi short-tail dan long-tail untuk strategi konten.

Checklist Praktis Riset Keyword dengan Tools Gratis

  • Gunakan lebih dari satu tool (Keyword Planner + alternatif).
  • Fokus pada long-tail keyword untuk persaingan lebih ringan.
  • Cek tren keyword musiman di Google Trends.
  • Evaluasi tingkat kesulitan SEO sebelum menargetkan keyword.
  • Rutin perbarui riset keyword minimal setiap 3–6 bulan.

Jasa SEO Cirebon & Gunungjati

Bagi pelaku UMKM, riset keyword hanyalah langkah awal. Agar strategi SEO berjalan efektif, Anda juga butuh eksekusi optimasi yang tepat. Layanan jasa SEO Cirebon dan jasa SEO Gunungjati dapat membantu bisnis lokal mengoptimalkan pemilihan kata kunci sekaligus memastikan konten lebih mudah ditemukan di Google.


Referensi Otoritatif

  • Google Ads Help: Keyword Planner Overview
  • Neil Patel (Ubersuggest): Alternatif Keyword Planner gratis.
  • Search Engine Journal (SEJ): Tools riset keyword gratis terbaik untuk SEO.

Transparansi: Risiko yang Perlu Diketahui

Mengandalkan tools gratis memang membantu, tetapi ada keterbatasan seperti data yang tidak selalu real-time dan fitur terbatas dibanding versi berbayar. Untuk hasil lebih akurat, sebaiknya gunakan kombinasi tools gratis dan berbayar sesuai kebutuhan.


Kesimpulan

Google Keyword Planner tetap berguna, tetapi memiliki keterbatasan untuk riset SEO organik. Oleh karena itu, penting menggunakan alternatif Google Keyword Planner seperti Ubersuggest, AnswerThePublic, hingga Google Trends. Dengan strategi yang tepat, blogger dan UMKM bisa menemukan keyword lebih relevan dan meningkatkan peluang masuk halaman pertama.

Jika Anda ingin strategi lebih maksimal, kombinasikan riset keyword dengan layanan jasa SEO agar bisnis lebih kompetitif di dunia digital.

Scroll to Top