Alternatif Tools Tren Selain Google Trends

Home » artikel » Alternatif Tools Tren Selain Google Trends

Di era digital saat ini, memahami tren kata kunci merupakan kunci keberhasilan strategi SEO. Google Trends memang menjadi alat populer untuk memantau popularitas kata kunci dari waktu ke waktu. Namun, mengandalkan satu sumber data saja kadang tidak cukup untuk menghasilkan konten yang kompetitif dan relevan. Praktisi SEO dan content creator sering membutuhkan perspektif tambahan agar strategi riset keyword lebih kaya dan akurat.

Selain Google Trends, berbagai alternatif tools tren bisa membantu memperluas wawasan. Tools seperti Ahrefs, SEMrush, dan Ubersuggest tidak hanya menampilkan volume pencarian, tetapi juga memberikan insight tentang keyword difficulty, kompetisi, hingga tren musiman. Dengan data yang lebih lengkap, pengguna bisa mengambil keputusan lebih tepat, baik untuk konten blog, website bisnis, maupun kampanye pemasaran digital lokal.

Artikel ini akan membahas alternatif tools tren selain Google Trends, lengkap dengan langkah teknis step-by-step, studi kasus penerapan lokal, dan tips memaksimalkan data tren untuk SEO. Jika ingin hasil lebih maksimal, menggunakan jasa SEO yang juga memakai tools alternatif selain Google Trends bisa membantu memperluas cakupan riset tren digital sekaligus meningkatkan peluang traffic naik.


Mengapa Alternatif Tools Tren Penting?

Alasan utama menggunakan alternatif tools tren:

  1. Validasi data – membandingkan tren dari sumber berbeda untuk menghindari bias satu platform.
  2. Insight spesifik industri – beberapa tools menampilkan tren khusus vertikal (mis. e-commerce, travel, food).
  3. Analisis kompetitor – membantu melihat peluang yang tidak terlihat di Google Trends.

Dengan pendekatan ini, praktisi bisa membuat konten lebih relevan dan meningkatkan peluang traffic naik.


Alternatif Tools Tren yang Bisa Dicoba

1. Ahrefs Keywords Explorer – Trend Analysis

Ahrefs bukan hanya backlink checker; fitur Keywords Explorer memungkinkan melihat tren volume pencarian kata kunci dari waktu ke waktu.

Langkah Teknis Step-by-Step:

  1. Masuk ke akun Ahrefs → pilih Keywords Explorer.
  2. Masukkan kata kunci target (mis. “parfum lokal Cirebon”).
  3. Pilih lokasi (Indonesia) → klik Search.
  4. Lihat grafik Volume Trends untuk menilai fluktuasi musiman vs jangka panjang.
  5. Catat kata kunci dengan CPC tinggi dan volume stabil → masukkan ke kalender konten.

Referensi otoritatif: Ahrefs – Keyword Explorer


2. SEMrush – Keyword Analytics

SEMrush menyediakan data tren global dan lokal dengan kemampuan membandingkan banyak kata kunci sekaligus.

Step-by-Step:

  1. Login SEMrush → pilih Keyword Overview.
  2. Masukkan beberapa keyword bersamaan.
  3. Periksa Trend chart di sidebar untuk melihat performa historis.
  4. Gunakan fitur Keyword Gap untuk melihat kata kunci yang belum dimanfaatkan oleh kompetitor.
  5. Tandai kata kunci dengan Rising trend → gunakan untuk konten baru.

Referensi otoritatif: SEMrush – Competitor Keyword Research


3. Ubersuggest – Trend Overview

Ubersuggest oleh Neil Patel memberikan tren volume pencarian, keyword ideas, dan keyword difficulty.

Step-by-Step:

  1. Buka Ubersuggest.
  2. Masukkan kata kunci → pilih negara Indonesia.
  3. Lihat Search Volume Trend selama 12 bulan terakhir.
  4. Gunakan filter Top Keywords untuk mencari ide konten yang sedang naik daun.
  5. Catat keyword musiman vs evergreen → masukkan ke pipeline konten.

Referensi otoritatif: Neil Patel – Ubersuggest


4. Keyword Surfer & Exploding Topics (Bonus)

  • Keyword Surfer: Chrome extension gratis yang menampilkan volume kata kunci langsung saat browsing Google.
  • Exploding Topics: Memantau tren yang baru naik di berbagai industri; cocok untuk ide konten cepat.

Langkah Teknis Singkat:

  1. Install extension atau buka situs.
  2. Masukkan keyword utama.
  3. Tandai kata kunci dengan “Exploding” label untuk konten eksperimen.

Penerapan Lokal

Untuk SEO lokal, tools ini bisa membantu jasa SEO Dukuputang yang memanfaatkan tools tren tambahan untuk SEO dapat menemukan keyword potensial di kecamatan tertentu yang tidak terlihat di Google Trends.

Untuk skala kota jasa SEO Cirebon dengan berbagai tools riset tren mampu menyusun kalender konten kota/kecamatan secara optimal. Pendekatan ini memperkuat relevansi lokal sekaligus internal linking.


Catatan Transparansi

Artikel ini disusun oleh Tim SEO Cirebon (RoketAds) berdasarkan pengalaman audit konten lokal dan eksperimen pipeline editorial untuk UMKM. Metodologi mencakup penggunaan data dari Google Trends, Ahrefs, SEMrush, dan Ubersuggest yang diverifikasi melalui Google Search Console.

Hasil studi kasus bersifat ilustratif dan berdasarkan pengamatan tren historis.


Referensi Otoritatif

  • Google Trends: https://trends.google.com/trends/
  • Ahrefs – Keyword Explorer: https://ahrefs.com/blog/keyword-explorer/
  • SEMrush – Competitor Keyword Research: https://www.semrush.com/blog/competitor-keyword-research/
  • Neil Patel – Ubersuggest: https://neilpatel.com/ubersuggest/
  • Backlinko – Keyword Research Guide: https://backlinko.com/keyword-research

Kesimpulan

Memanfaatkan alternatif tools tren selain Google Trends memberikan perspektif lebih luas, validasi data, dan peluang menemukan keyword yang tidak terlihat. Tools ini penting untuk content creator maupun praktisi SEO agar strategi konten lebih tepat sasaran dan relevan dengan audiens.

Scroll to Top