
Dalam dunia digital marketing, banyak pelaku usaha yang masih bingung menentukan jenis iklan mana yang paling efisien: Google Ads Search atau Display. Keduanya menawarkan potensi besar untuk menjangkau pelanggan baru, tetapi cara kerja dan biaya yang dikeluarkan bisa sangat berbeda. Kesalahan dalam memilih jenis kampanye dapat membuat anggaran cepat habis tanpa hasil optimal.
Google Ads Search menampilkan iklan di hasil pencarian Google, sedangkan Display Ads muncul di berbagai situs web dan aplikasi mitra. Perbedaan ini bukan hanya soal tampilan, tetapi juga strategi dan perilaku audiens yang ditargetkan. Karena itu, penting bagi pengusaha memahami perbandingan biaya, efektivitas, dan tujuan yang sesuai dengan karakter bisnisnya.
Bagi pelaku usaha yang ingin memastikan anggaran iklan digunakan secara efisien, bekerja sama dengan jasa kelola Google Ads untuk efisiensi biaya iklan bisa menjadi langkah strategis. Layanan ini membantu menentukan strategi Search dan Display yang paling hemat sesuai kebutuhan bisnis.
Perbedaan Cara Kerja dan Biaya Dasar
Google Ads Search berfokus pada niat pengguna yang aktif mencari produk atau layanan tertentu. Biaya iklan dihitung berdasarkan sistem Pay Per Click (PPC), di mana pengiklan hanya membayar ketika iklan diklik. Sebaliknya, Display Ads lebih menekankan visual dan brand awareness, dengan model biaya per 1.000 tayangan (Cost Per Mille).
Rata-rata, biaya Google Ads Search di Indonesia berkisar antara Rp500 hingga Rp5.000 per klik tergantung kompetisi kata kunci. Sedangkan Display Ads memiliki biaya lebih rendah, yaitu sekitar Rp50 hingga Rp500 per tayangan. Namun, efektivitas keduanya tergantung pada strategi dan target audiens yang digunakan.
Pemahaman mendalam mengenai target audiens Google Ads Search dan Display membantu pengiklan menyesuaikan anggaran berdasarkan perilaku pengguna yang paling relevan dengan produk atau layanan yang ditawarkan.
Jenis Bisnis yang Cocok untuk Search dan Display Ads
Tidak semua jenis bisnis cocok menggunakan kedua jenis iklan ini secara bersamaan. Google Ads Search lebih efektif untuk bisnis dengan permintaan langsung atau kebutuhan mendesak, seperti jasa kebersihan, bengkel, atau layanan darurat. Sementara itu, Display Ads lebih tepat digunakan untuk bisnis yang ingin membangun kesadaran merek jangka panjang seperti fashion, properti, atau kuliner.
Berikut panduan umum pemilihan:
- Gunakan Search Ads jika bisnis Anda menargetkan pelanggan dengan niat beli tinggi.
- Pilih Display Ads untuk memperkenalkan brand ke audiens baru secara visual.
- Kombinasikan keduanya untuk strategi promosi yang seimbang antara brand awareness dan direct response.
Beberapa contoh perbandingan juga dijelaskan dalam jenis bisnis yang cocok pakai Google Search dan Display Ads untuk membantu pengusaha menentukan saluran iklan paling efisien bagi usahanya.
Perbandingan Strategi Search dan Display untuk Promosi Bisnis
Strategi penggunaan Search dan Display Ads tidak hanya berbeda dari sisi biaya, tetapi juga dalam tujuan dan proses optimasinya.
Beberapa perbandingan penting antara keduanya:
- Search Ads cocok untuk penjualan langsung karena menargetkan pengguna dengan niat beli tinggi.
- Display Ads ideal untuk meningkatkan kesadaran merek dan memperluas jangkauan audiens.
- Search Ads memerlukan riset kata kunci yang mendalam, sedangkan Display Ads membutuhkan desain visual menarik.
- Search Ads menghasilkan konversi cepat, sedangkan Display Ads memperkuat loyalitas jangka panjang.
Perbandingan ini semakin jelas terlihat dalam perbandingan strategi Search dan Display untuk promosi bisnis yang menegaskan pentingnya kombinasi strategi keduanya agar hasil kampanye lebih optimal.
Studi Kasus: UMKM di Jakarta Mengoptimalkan Biaya Iklan
Sebuah UMKM di Jakarta yang menjual produk kecantikan awalnya hanya menggunakan Display Ads dengan biaya Rp150.000 per hari, namun hasil konversinya rendah. Setelah beralih ke Search Ads dengan bantuan jasa kelola Google Ads Jakarta Pusat agar anggaran lebih hemat, mereka mulai menargetkan kata kunci spesifik seperti “serum wajah alami” dan “skincare lokal terpercaya”.
Dalam dua minggu, rasio klik meningkat 120% dengan biaya per konversi turun hingga 40%. Setelah itu, kampanye Display digunakan ulang untuk remarketing, menampilkan iklan kepada pengguna yang sebelumnya telah mengunjungi situs mereka. Strategi kombinasi ini terbukti lebih efisien dibanding hanya menggunakan satu jenis iklan.
Untuk pelaku usaha yang berlokasi di wilayah pusat, layanan jasa kelola Google Ads Gambir untuk hasil efisien di search & display dapat menjadi solusi tepat agar biaya iklan lebih terarah sesuai potensi pasar lokal.
Langkah Teknis Mengatur Anggaran Search dan Display Ads
Agar hasil kampanye lebih efisien, pelaku usaha perlu mengatur strategi iklan dengan langkah-langkah berikut:
- Tentukan tujuan kampanye secara spesifik. Apakah untuk penjualan langsung atau peningkatan kesadaran merek.
- Pisahkan anggaran Search dan Display. Idealnya 60% untuk Search Ads dan 40% untuk Display Ads pada tahap awal.
- Gunakan fitur bidding otomatis. Google akan menyesuaikan tawaran berdasarkan peluang konversi tertinggi.
- Analisis performa mingguan. Hentikan iklan dengan CTR rendah dan tingkatkan anggaran pada iklan yang paling efektif.
- Gunakan ekstensi iklan (ad extension) untuk menambah daya tarik di hasil pencarian.
Pelaku usaha di Jakarta dapat mengoptimalkan strategi ini dengan dukungan jasa kelola Google Ads Jakarta agar anggaran lebih hemat, yang menawarkan sistem pemantauan performa real-time serta laporan biaya dan konversi secara transparan.
Transparansi dan Pengendalian Biaya
Salah satu keunggulan utama Google Ads adalah transparansi biaya yang dapat dipantau setiap saat melalui dashboard. Pengiklan bisa menyesuaikan anggaran harian, menentukan lokasi target, hingga menghentikan kampanye kapan pun tanpa biaya tambahan.
Beberapa tips tambahan agar pengeluaran lebih efisien:
- Hindari kata kunci umum dengan biaya tinggi dan fokus pada kata kunci long-tail.
- Gunakan ad schedule untuk menayangkan iklan hanya pada jam aktif pelanggan.
- Lakukan A/B testing secara rutin untuk mengidentifikasi format iklan paling efektif.
Dengan strategi pengelolaan yang tepat, penggunaan Google Ads bisa menjadi investasi pemasaran yang terukur dan hemat biaya untuk bisnis skala kecil maupun menengah.
Kesimpulan
Baik Google Ads Search maupun Display memiliki keunggulan masing-masing. Search Ads unggul dalam konversi langsung dengan biaya per klik yang terukur, sedangkan Display Ads efektif untuk memperkuat brand awareness dengan jangkauan luas. Kombinasi keduanya akan memberikan hasil paling optimal jika diatur dengan strategi yang efisien.
Bagi pelaku bisnis yang ingin menghemat biaya iklan tanpa kehilangan efektivitas, menggunakan layanan jasa kelola Google Ads untuk efisiensi biaya iklan adalah solusi cerdas untuk memaksimalkan anggaran promosi dan menjangkau audiens yang paling relevan di Jakarta dan sekitarnya.