Cara Mencari Long Tail Keyword Gratis

Home » artikel » Cara Mencari Long Tail Keyword Gratis

Banyak blogger pemula dan pelaku UMKM yang kesulitan menemukan kata kunci yang tepat untuk mendatangkan trafik organik. Mereka sering kali hanya menargetkan keyword dengan volume besar, padahal kompetisinya tinggi dan sulit ditembus. Akibatnya, artikel yang sudah dibuat tidak kunjung masuk ke halaman pertama Google.

Di sinilah pentingnya memanfaatkan long tail keyword. Kata kunci panjang ini cenderung memiliki persaingan lebih rendah, lebih relevan dengan kebutuhan audiens, dan peluang konversinya lebih tinggi. Menariknya, ada banyak cara cari long tail keyword gratis tanpa perlu mengeluarkan biaya untuk tools premium.

Artikel ini akan membahas langkah-langkah praktis menemukan long tail keyword gratis, rekomendasi tools, hingga strategi mengoptimalkannya untuk website. Jika Anda ingin hasil yang lebih maksimal, layanan jasa seo bergaransi siap mendampingi strategi digital Anda.


Apa Itu Long Tail Keyword?

Sebelum masuk ke teknis pencarian, penting memahami dulu definisinya. Long tail keyword adalah kata kunci yang lebih spesifik dan biasanya terdiri dari tiga kata atau lebih. Misalnya, bukan hanya “sepatu wanita”, tetapi “sepatu wanita olahraga warna hitam”.

Jika Anda masih bingung, silakan baca penjelasan lengkap tentang apa itu long tail keyword SEO. Dengan memahami dasar ini, Anda akan lebih mudah menerapkan strategi keyword yang tepat.


Mengapa Long Tail Keyword Penting untuk Website Baru?

Website baru sering kesulitan bersaing dengan kompetitor besar yang sudah punya otoritas. Di sinilah long tail keyword menjadi penyelamat. Dengan menargetkan keyword yang lebih spesifik dan persaingan rendah, peluang masuk ke halaman pertama Google lebih besar.

Contohnya, banyak blogger berhasil meningkatkan trafik dengan fokus pada keyword turunan. Jika ingin tahu lebih detail, silakan baca artikel tentang manfaat keyword panjang untuk website baru.


Cara Mencari Long Tail Keyword Gratis

Ada beberapa metode yang bisa Anda gunakan untuk mencari long tail keyword tanpa biaya:

  1. Google Autocomplete
    Saat mengetik di kolom pencarian Google, Anda akan melihat saran otomatis. Saran ini adalah long tail keyword yang sering dicari pengguna.
  2. Google Related Search
    Gulir ke bagian bawah hasil pencarian Google, Anda akan menemukan “pencarian terkait” yang bisa menjadi inspirasi keyword turunan.
  3. Google People Also Ask (PAA)
    Bagian “Orang juga bertanya” menampilkan pertanyaan populer yang relevan dengan kata kunci utama.
  4. Forum & Komunitas Online
    Platform seperti Quora, Kaskus, dan grup Facebook sering menampilkan pertanyaan spesifik dari audiens. Ini bisa Anda ubah menjadi long tail keyword.
  5. Keyword Tools Gratis
    Beberapa keyword tool gratis seperti Ubersuggest, AnswerThePublic, atau KeywordTool.io menyediakan daftar kata kunci turunan beserta volumenya.

Checklist Langkah Teknis

Agar lebih mudah dipahami, berikut langkah teknis praktis dalam mencari long tail keyword gratis:

  • Masuk ke Google → ketik kata kunci utama → catat semua saran dari Google Autocomplete.
  • Gulir ke bawah halaman → salin ide dari “pencarian terkait”.
  • Klik salah satu hasil → lihat bagian “Orang juga bertanya” → kumpulkan pertanyaan relevan.
  • Buka forum (Quora/Kaskus) → masukkan kata kunci → catat pertanyaan nyata dari pengguna.
  • Gunakan Ubersuggest/KeywordTool.io → masukkan seed keyword → filter berdasarkan lokasi Indonesia → export daftar keyword.
  • Kelompokkan keyword hasil riset → pisahkan short-tail vs long-tail.
  • Pilih long tail keyword dengan volume pencarian rendah–menengah + persaingan rendah.

Tips Riset Long Tail Keyword Gratis

Bagi Anda yang baru memulai, ada beberapa tips riset long tail keyword gratis agar hasil lebih maksimal:

  • Pilih keyword dengan volume sedang tetapi relevan dengan target audiens.
  • Prioritaskan kata kunci dengan kompetisi rendah.
  • Gunakan kombinasi kata kunci lokasi untuk UMKM (contoh: “jasa catering murah di Cirebon”).
  • Selalu analisis tren pencarian sebelum menentukan keyword.

Studi Kasus Penggunaan Long Tail Keyword

Sebuah UMKM fashion di Cirebon awalnya menargetkan keyword “baju muslim” dengan volume 40.000/bulan. Hasilnya, artikel tidak muncul di 100 besar. Setelah beralih ke keyword turunan seperti “baju muslim remaja modern Cirebon” dengan volume 500/bulan, trafik organik naik 27% dalam 2 bulan.

Hal ini membuktikan bahwa strategi long tail keyword efektif untuk website baru, terutama bila dikombinasikan dengan konten berkualitas dan internal linking yang rapi.


Layanan Jasa SEO Lokal

Jika Anda kesulitan melakukan riset sendiri, Anda bisa menggunakan layanan profesional seperti:

Dengan bantuan layanan ini, strategi long tail keyword Anda bisa lebih terarah dan terukur.


Referensi Otoritatif

  • Google Ads Help – About Keyword Planner
  • Google Search Central – Keyword research basics
  • Backlinko – Keyword Research: The Definitive Guide
  • Ahrefs – Keyword Research for SEO

Catatan Transparansi

Artikel ini ditulis oleh Tim Konten Roket Ads dengan tujuan edukasi untuk blogger dan UMKM.
Studi kasus diambil dari pengalaman nyata klien UMKM fashion di Cirebon (2024) dengan data diolah secara internal oleh tim Roket Ads.


Kesimpulan

Menemukan long tail keyword tidak harus mahal. Dengan memanfaatkan Google Autocomplete, Related Search, forum, hingga keyword tool gratis, blogger dan UMKM bisa mendapatkan ide kata kunci spesifik untuk meningkatkan trafik organik.

Scroll to Top