Kesalahan Menulis Panjang Meta Description

Home » artikel » Kesalahan Menulis Panjang Meta Description

Meta description merupakan ringkasan singkat yang tampil di hasil pencarian Google. Walaupun tampak sederhana, panjang meta description bisa menentukan apakah snippet terlihat utuh atau terpotong.

Blogger dan UMKM sering kali menulis meta description terlalu panjang hingga terpotong di SERP, atau terlalu pendek sehingga gagal memberikan informasi penting. Akibatnya, peluang mendapatkan klik organik menurun.

Artikel ini akan membahas kesalahan umum dalam menulis panjang meta description, lengkap dengan contoh, studi kasus, serta cara menghindarinya. Untuk hasil optimal, layanan jasa SEO yang membantu menghindari kesalahan meta description dapat menjadi solusi tepat dalam mengoptimalkan snippet agar sesuai standar Google.


Mengapa Panjang Meta Description Penting?

Google umumnya menampilkan 150–160 karakter untuk desktop dan sekitar 120 karakter untuk mobile. Jika terlalu panjang, deskripsi akan terpotong. Jika terlalu pendek, deskripsi tidak cukup menarik minat pembaca.

Selain itu, panjang meta description juga memengaruhi CTR (Click Through Rate). Artikel dengan snippet yang jelas dan pas panjangnya cenderung mendapatkan lebih banyak klik. Simak pembahasan di studi panjang meta description.


Kesalahan Umum Panjang Meta Description

  1. Terlalu Panjang
    Snippet terpotong, informasi penting tidak terbaca.
  2. Terlalu Pendek
    Tidak cukup menjelaskan isi artikel.
  3. Menggunakan Kalimat Bertele-tele
    Panjang karakter terbuang tanpa menambahkan nilai.
  4. Tidak Memasukkan Kata Kunci Utama
    Deskripsi jadi kurang relevan dengan query pengguna.

Baca juga error panjang meta description di SEO on page untuk mengetahui perbandingan panjang ideal.


Studi Kasus Panjang Meta Description

Sebuah blog UMKM menulis meta description 210 karakter untuk halaman produk. Hasilnya, snippet terpotong di SERP, CTR hanya 2,9%. Setelah diperpendek menjadi 155 karakter dengan informasi inti di awal, CTR naik menjadi 5,7%.

Dampak perubahan sederhana ini menunjukkan betapa krusialnya panjang meta description.


Cara Menentukan Panjang Ideal Meta Description

  • Gunakan 150–160 karakter untuk desktop, 120 untuk mobile.
  • Pastikan informasi utama diletakkan di awal kalimat.
  • Sisipkan keyword utama secara natural.
  • Hindari kalimat yang berputar-putar.
  • Gunakan tools seperti Yoast SEO untuk mengecek panjang deskripsi.

Untuk penjelasan lebih lanjut, baca panjang meta description untuk optimasi SEO.


Implikasi untuk Bisnis Lokal

Meta description yang sesuai standar sangat penting untuk bisnis lokal. Misalnya, layanan jasa SEO Jogja untuk memperbaiki kesalahan meta description dapat membantu UMKM lebih kompetitif di SERP.

Bahkan, untuk lingkup kecamatan tersedia jasa SEO Ngampilan agar meta description sesuai standar Google sehingga website tampil lebih profesional di mata calon pelanggan.


Checklist Cepat Meta Description

  • Relevan dengan isi konten.
  • Panjang sesuai standar (150–160 karakter).
  • Informasi inti di awal kalimat.
  • Memuat keyword utama.
  • Tidak clickbait dan tidak bertele-tele.

Referensi Otoritatif

  1. Google Search Central – Mengelola snippet Anda di hasil pencarian
  2. Ahrefs – How to Write Meta Descriptions for SEO
  3. Backlinko – Meta Description Length Study

Transparansi

  • Google tidak selalu menampilkan meta description yang ditulis. Kadang sistem secara otomatis mengambil cuplikan lain dari halaman sesuai query pengguna.
  • CTR tidak hanya dipengaruhi meta description. Posisi ranking, kualitas konten, serta otoritas domain juga berperan penting.
  • Panjang meta description bisa terpotong di perangkat tertentu atau berdasarkan variasi query. Maka letakkan informasi inti di awal kalimat.

Kesimpulan

Kesalahan panjang meta description bisa menurunkan CTR dan mengurangi potensi trafik organik. Dengan menulis meta description sesuai standar, blogger dan UMKM dapat meningkatkan peluang snippet tampil utuh, menarik, dan relevan di hasil pencarian.

Optimasi sederhana ini bisa menjadi pembeda signifikan dalam performa SEO on page.

Scroll to Top