
Dalam dunia digital marketing, banyak blogger dan content creator masih bingung bagaimana menyusun rencana konten yang benar-benar relevan dengan kebutuhan audiens. Salah satu aspek penting yang sering terabaikan adalah volume keyword, yaitu jumlah rata-rata pencarian sebuah kata kunci dalam periode tertentu. Tanpa memperhatikan data ini, konten berisiko tidak sesuai dengan minat pembaca.
Mengabaikan volume keyword dapat membuat strategi konten tidak efektif. Artikel yang ditulis dengan susah payah mungkin saja tidak mendatangkan trafik organik karena salah memilih keyword. Di sisi lain, jika hanya terpaku pada volume tinggi, bisa jadi persaingan terlalu berat dan konten sulit bersaing di halaman pertama Google.
Artikel ini akan membahas strategi menggunakan volume keyword untuk rencana konten yang terarah. Mulai dari cara menilai keyword, menyusun prioritas, hingga studi kasus nyata yang bisa dijadikan acuan. Sebagai gambaran, banyak bisnis yang kini mengandalkan jasa SEO dengan strategi rencana konten berbasis volume keyword untuk memastikan setiap konten yang diproduksi memiliki potensi maksimal di mesin pencari.
Apa Itu Volume Keyword dalam SEO?
Volume keyword adalah metrik yang menunjukkan berapa kali sebuah kata kunci dicari pengguna Google dalam rentang waktu tertentu, biasanya per bulan. Angka ini membantu memperkirakan potensi trafik dari sebuah keyword.
Baca lebih lanjut mengenai volume pencarian keyword agar memahami konsep dasarnya.
Pentingnya Volume Keyword untuk Rencana Konten
- Mengukur Potensi Trafik – Volume tinggi berarti lebih banyak peluang mendatangkan pembaca.
- Menentukan Prioritas Konten – Dengan data volume, penulis bisa memilih topik yang lebih relevan dan menguntungkan.
- Menghindari Salah Target – Banyak pemula melakukan kesalahan pemula volume keyword karena tidak menyeimbangkan antara volume dan tingkat persaingan.
Strategi Volume Keyword Konten SEO
Segmentasi Berdasarkan Tujuan
Tentukan apakah artikel ditujukan untuk edukasi, transaksi, atau branding. Volume keyword harus sejalan dengan intent pembaca.
Gabungkan Keyword Volume Tinggi dan Rendah
- Keyword volume tinggi cocok untuk konten pilar atau topik umum.
- Keyword volume menengah dan rendah ideal untuk artikel pendukung dengan peluang ranking lebih cepat.
Prioritaskan Sesuai Persaingan
Gunakan tool seperti Google Keyword Planner (GKP) atau Ahrefs untuk mengukur Keyword Difficulty (KD). Jangan hanya terpaku pada volume besar, tapi sesuaikan dengan kemampuan domain Anda.
Studi Kasus Kuantitatif: Volume Keyword dan Ranking
Sebuah blog edukasi pemula mengoptimasi keyword “cara riset keyword gratis” dengan volume rata-rata 1.000 pencarian/bulan.
- Periode optimasi: Januari–Maret 2025.
- Posisi awal: halaman 4 Google.
- Strategi: menggunakan artikel pilar + 3 artikel pendukung dengan keyword volume 100–300 pencarian.
- Hasil: dalam 90 hari, trafik organik naik dari 250 kunjungan/bulan menjadi 3.200 kunjungan/bulan, posisi ranking bergeser ke halaman 1.
Kasus ini membuktikan bahwa keyword dengan volume rendah–menengah yang relevan tetap bisa menjadi motor penggerak trafik, terutama jika dipadukan dengan artikel pilar. Artikel serupa juga pernah dibahas pada contoh kasus volume keyword pada ranking.
Langkah Teknis Menggunakan Google Keyword Planner (GKP)
- Buka Google Ads, pilih menu Tools & Settings > Keyword Planner.
- Klik Discover new keywords.
- Masukkan kata kunci utama, misalnya “strategi konten SEO”.
- Perhatikan kolom Average Monthly Searches untuk melihat volume keyword.
- Analisis tren musiman pada grafik untuk melihat fluktuasi.
- Unduh data CSV agar bisa dipetakan dalam kalender konten.
Langkah Teknis Menggunakan Ahrefs
- Masuk ke Ahrefs, pilih menu Keyword Explorer.
- Ketik keyword target, contoh “volume keyword konten”.
- Cek metrik Search Volume dan Keyword Difficulty (KD).
- Bandingkan keyword variasi dengan volume rendah–menengah.
- Lihat SERP Overview untuk mengetahui kompetitor yang sudah ranking.
- Pilih keyword dengan rasio potensi trafik dan tingkat kesulitan yang sesuai domain Anda.
Integrasi Volume Keyword dengan Konten Terarah
Setelah menentukan keyword, susun kalender konten sebagai berikut:
- Minggu 1: Konten dengan keyword utama (volume tinggi).
- Minggu 2–4: Artikel turunan dengan volume menengah dan rendah.
Strategi ini membentuk konten terarah, meningkatkan internal linking, serta mempermudah Google dalam memahami struktur website.
Layanan Jasa SEO Babakan dan Cirebon
- jasa SEO Babakan agar rencana konten sesuai volume keyword
- jasa SEO Cirebon untuk perencanaan konten berdasarkan volume keyword
Layanan ini memudahkan bisnis lokal dalam menyusun strategi konten sesuai volume keyword.
Referensi Otoritatif
- Google Search Central – Control your snippets in search results
- Ahrefs – Keyword Research Guide
- Backlinko – Definitive Guide to Keyword Research
Transparansi
- Penulis: Tim Editorial RoketAds.
- Sumber Data: Google Keyword Planner, Ahrefs, dan studi kasus internal blog edukasi 2025.
- Catatan: Angka trafik dan ranking adalah estimasi berbasis data internal, hasil bisa berbeda tergantung niche, otoritas domain, dan tren musiman.
Kesimpulan
Volume keyword adalah fondasi penting dalam menyusun strategi konten SEO. Dengan memahaminya, blogger dan content creator dapat membuat konten yang lebih terarah, sesuai kebutuhan audiens, sekaligus mampu bersaing di mesin pencari.
Jika Anda serius ingin membangun visibilitas digital, pertimbangkan bekerja sama dengan tim ahli. Hubungi kami sekarang untuk layanan cepat, bergaransi, dan terpercaya di Cirebon.