Studi Kasus Website Kehilangan Trafik karena Tidak Mobile Friendly

Home » artikel » Studi Kasus Website Kehilangan Trafik karena Tidak Mobile Friendly

Banyak praktisi digital terlalu fokus pada konten dan backlink, namun sering mengabaikan faktor teknis seperti mobile friendly. Padahal, mayoritas pengguna internet saat ini mengakses website melalui smartphone. Jika website tidak mobile friendly, pengunjung akan cepat meninggalkan halaman, menyebabkan bounce rate tinggi dan trafik organik menurun.

Google sudah lama menerapkan Mobile-First Indexing, artinya versi mobile website menjadi acuan utama penilaian SEO. Website yang tidak responsif otomatis memiliki risiko besar kehilangan posisi di hasil pencarian.

Artikel ini akan membahas studi kasus tidak mobile SEO, mulai dari contoh nyata kehilangan trafik, langkah teknis evaluasi dengan Google Mobile Test, hingga strategi optimasi. Untuk hasil maksimal, beberapa bisnis bekerja sama dengan jasa SEO dengan studi kasus mobile friendly & trafik website agar implementasi lebih tepat sasaran.


Studi Kasus Nyata Kehilangan Trafik

  1. E-commerce Lokal di Bekasi
    Sebuah toko online di Bekasi mengalami penurunan trafik organik 50% dalam 4 bulan setelah update algoritma Google. Investigasi menunjukkan website mereka tidak responsif, font terlalu kecil, dan tombol sulit diklik di layar smartphone. Setelah perbaikan ke desain mobile friendly, trafik kembali naik 35% dalam dua bulan.
  2. Blog Pendidikan Mahasiswa
    Blog edukasi dengan 20 ribu pengunjung bulanan kehilangan hampir separuh trafik setelah Mobile-First Indexing berlaku. Penyebab utama adalah template lama yang tidak mobile friendly. Setelah migrasi ke template responsif dan optimasi kecepatan, posisi artikel naik dari halaman 3 ke halaman 1.

Dampak Website Tidak Mobile Friendly

  • Kehilangan Trafik Organik – Google menurunkan peringkat website yang tidak mobile friendly.
  • Bounce Rate Tinggi – Pengunjung enggan membaca artikel dengan tampilan buruk di smartphone.
  • Core Web Vitals Buruk – LCP (Largest Contentful Paint) dan CLS (Cumulative Layout Shift) biasanya buruk di website non-responsif.
  • Menurunnya Konversi – Trafik turun, peluang konversi ikut hilang.

Langkah Teknis Mengecek Mobile Friendly

Anda bisa melakukan evaluasi mandiri dengan:

  • Menggunakan cara uji mobile friendly dengan Google Mobile Test untuk mengecek apakah website sudah sesuai standar Google.
  • Membuka website di berbagai perangkat (Android, iPhone, tablet) untuk melihat kenyamanan tampilan.
  • Memantau laporan Mobile Usability di Google Search Console.

Strategi Optimasi Mobile Friendly

Beberapa strategi mobile friendly SEO yang terbukti efektif:

  • Gunakan desain responsif agar layout menyesuaikan otomatis.
  • Perkecil ukuran gambar dan aktifkan lazy loading.
  • Gunakan font minimal 16px untuk kenyamanan baca.
  • Pastikan tombol CTA cukup besar dan tidak saling berdekatan.
  • Kurangi penggunaan pop-up yang menutupi konten utama.

Studi Kasus Perbaikan dengan Jasa SEO

Banyak bisnis lokal memilih memperbaiki masalah mobile friendly dengan bantuan profesional. Misalnya, sebuah UMKM di Bantargebang bekerja sama dengan jasa SEO Bantargebang agar trafik tidak hilang karena mobile friendly. Setelah audit teknis, mereka berhasil meningkatkan skor PageSpeed mobile dari 45 ke 85, dan trafik naik 28% dalam 6 minggu.

Hal serupa juga terjadi di skala kota, di mana jasa SEO Bekasi berdasarkan studi kasus mobile friendly membantu perusahaan menstabilkan trafik setelah kehilangan ranking akibat update algoritma Google.


Referensi Otoritatif

  • Google Search Central – Mobile Friendly Sites
  • Ahrefs – Mobile SEO: A Beginner’s Guide
  • Backlinko – Mobile SEO Guide

Transparansi

Perlu dicatat, hasil optimasi mobile friendly bisa berbeda tergantung kondisi website, kompetisi keyword, dan strategi SEO lainnya. Studi kasus di atas adalah gambaran nyata, namun tidak menjamin hasil serupa di semua website.


Kesimpulan

Studi kasus nyata membuktikan bahwa website yang tidak mobile friendly berisiko besar kehilangan trafik. Perubahan desain menjadi responsif, peningkatan kecepatan, serta strategi mobile SEO terbukti mampu memulihkan peringkat dan trafik organik.

Jika ingin hasil lebih cepat dan terukur, bekerja sama dengan tim profesional adalah langkah tepat untuk memastikan website selalu siap menghadapi update algoritma Google.

Scroll to Top