Langkah-Langkah Membuat Akun Google Ads untuk Pemula

Home » bridge spesifik » Langkah-Langkah Membuat Akun Google Ads untuk Pemula

Bagi banyak pemilik usaha baru, membangun visibilitas digital kini menjadi kebutuhan dasar. Google Ads menjadi solusi populer karena memberikan kesempatan bisnis kecil untuk tampil di halaman pertama pencarian tanpa perlu menunggu lama seperti SEO organik. Namun, banyak pemula masih bingung bagaimana cara memulai membuat akun yang benar dan siap tayang.

Kesalahan umum sering terjadi saat setup awal—seperti memilih jenis kampanye yang salah, menentukan anggaran terlalu tinggi, atau tidak menyusun target audiens secara spesifik. Akibatnya, biaya iklan membengkak tanpa hasil optimal. Padahal, dengan pemahaman dasar yang tepat, pembuatan akun Google Ads bisa dilakukan hanya dalam beberapa menit secara efisien.

Proses ini menjadi jauh lebih mudah dengan bantuan layanan profesional seperti jasa setup Google Ads yang membantu tahap pembuatan akun hingga optimasi awal, sehingga pemilik bisnis tidak perlu khawatir salah langkah di tahap pertama.


Mengapa Google Ads Penting untuk Usaha Baru?

Google Ads memungkinkan setiap pelaku usaha menampilkan produknya langsung ke calon pelanggan yang sedang mencari produk serupa. Bagi pemula, fitur ini sangat bermanfaat untuk mengukur efektivitas kampanye sekaligus memahami perilaku audiens di pasar digital.

Platform ini juga memberikan data yang transparan melalui dashboard Google Ads, tempat Anda bisa melihat performa iklan, biaya, klik, serta konversi secara real-time. Menurut laporan Statista 2024, lebih dari 80% pelaku usaha kecil mengandalkan dashboard ini untuk mengoptimalkan biaya promosi digital mereka.


Langkah-Langkah Membuat Akun Google Ads

Berikut langkah dasar membuat akun Google Ads secara mandiri:

  1. Masuk ke laman resmi Google Ads melalui akun Gmail aktif.
  2. Pilih opsi “New Campaign” untuk memulai pengaturan.
  3. Tentukan tujuan iklan sesuai sasaran bisnis.
  4. Pilih jenis kampanye (Search, Display, Video, atau Performance Max).
  5. Masukkan data bisnis dan informasi pembayaran.

Pemula disarankan memahami terlebih dahulu cara menentukan tujuan kampanye di Google Ads sebelum memilih jenis iklan, karena hal ini berpengaruh langsung terhadap efektivitas biaya dan hasil konversi.


Mengatur Target Audiens dan Anggaran

Setelah akun aktif, langkah berikutnya adalah menyusun strategi penayangan agar iklan menjangkau orang yang tepat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  • Tentukan lokasi geografis audiens (misalnya hanya Jakarta Timur).
  • Pilih rentang usia dan minat yang relevan dengan produk.
  • Batasi waktu tayang agar tidak boros impresi.
  • Gunakan fitur keyword planner untuk riset kata kunci.

Pemahaman terhadap target audiens Google Ads menjadi dasar keberhasilan kampanye. Dengan riset audiens yang tepat, iklan tidak hanya menjangkau lebih banyak orang, tetapi juga menghasilkan klik yang relevan.

Di sisi lain, efisiensi anggaran sangat ditentukan oleh kemampuan mengatur dana harian. Panduan cara mengatur budget iklan Google Ads menjelaskan bagaimana membagi dana per hari agar tetap kompetitif tanpa pemborosan.


Studi Kasus: Pemilik Usaha Kuliner Baru di Jakarta Timur

Bapak Rudi, pemilik kedai kopi kecil di Jatinegara, memutuskan menggunakan Google Ads untuk promosi pada awal 2024. Dengan anggaran Rp50.000 per hari dan lokasi tayang di sekitar Jakarta Timur, ia menargetkan pelanggan yang mencari “kopi lokal terbaik di Jatinegara”.

Dalam waktu dua minggu, akunnya menghasilkan 2.100 tayangan dan 350 klik, dengan konversi langsung 27 pesanan. Setelah mempelajari pentingnya belajar Google Ads dan menggunakan fitur pengaturan audiens, biaya per klik (CPC) turun dari Rp1.200 menjadi Rp650 — efisiensi hampir 45%.

Kisah ini menunjukkan bahwa bahkan usaha kecil pun bisa bersaing di pasar digital dengan strategi setup yang tepat dan pengelolaan data dari dashboard secara rutin.


Memahami Fungsi Dashboard Google Ads

Dashboard adalah jantung dari setiap kampanye digital. Semua data performa, konversi, dan hasil harian dapat dilihat langsung dari satu tampilan. Dengan memahami struktur dashboard Google Ads, pengguna bisa menganalisis iklan yang paling efektif dan menonaktifkan yang kurang produktif.

Untuk pemula, berikut fungsi utama dashboard yang perlu diperhatikan:

  • Menampilkan laporan klik, tayangan, dan konversi.
  • Memantau pengeluaran harian dan biaya total.
  • Mengetahui demografi pengguna yang berinteraksi.
  • Menyesuaikan strategi kata kunci berdasarkan performa.

Mengetahui tips memahami dashboard Google Ads untuk pemula membantu pengguna baru mengelola akun dengan efisien dan menghindari kesalahan dalam membaca metrik.


Manfaat Belajar Google Ads Sebelum Mulai Beriklan

Sebelum menjalankan kampanye besar, penting bagi pemilik usaha untuk memahami logika kerja iklan Google. Banyak bisnis gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena tidak memahami sistem bidding dan pengukuran performa.

Dengan mempelajari dasar-dasar seperti manfaat belajar Google Ads, Anda akan lebih mudah menentukan strategi biaya, menilai keberhasilan kampanye, dan melakukan evaluasi rutin.

Referensi resmi dari Google Support juga menyarankan setiap pengiklan baru menyelesaikan modul pembelajaran “Skillshop Google Ads Fundamentals” sebelum membuat kampanye pertama, agar dapat menghindari kesalahan teknis umum seperti duplikasi penayangan.


Transparansi Biaya dan Layanan Wilayah

Untuk pemula yang ingin menggunakan layanan profesional, jasa Google Ads Jakarta Timur untuk pembuatan akun baru menyediakan paket setup mulai Rp350.000 – Rp900.000 tergantung kompleksitas bisnis dan jenis kampanye.

Paket tersebut mencakup:

  • Pembuatan akun & konfigurasi dashboard
  • Penentuan tujuan kampanye
  • Setup pembayaran dan keyword dasar
  • Pendampingan 7 hari setelah akun aktif

Wilayah layanan mencakup seluruh area Jakarta Timur, termasuk jasa Google Ads Jatinegara untuk pembuatan akun iklan, Cakung, Matraman, dan sekitarnya. Untuk bisnis yang ingin menjangkau pasar lebih luas, layanan juga terhubung ke jasa Google Ads Jakarta untuk panduan pembuatan akun agar bisa menayangkan kampanye lintas kota.


Rekomendasi Belajar Google Ads bagi Pemula

Sebagai langkah lanjutan setelah pembuatan akun, pengguna disarankan mengikuti materi dari belajar Google Ads agar memahami fitur lanjutan seperti bidding otomatis, tracking konversi, dan optimasi kata kunci.

Pengetahuan dasar ini penting agar setiap rupiah dari anggaran iklan memberikan hasil maksimal. Google bahkan menyatakan bahwa bisnis yang memahami mekanisme bidding dapat meningkatkan Return on Ad Spend (ROAS) hingga 2,3 kali lipat dibanding pengguna pasif.


Kesimpulan

Membuat akun Google Ads sebenarnya sederhana, tetapi hasilnya akan jauh lebih optimal bila dilakukan dengan pemahaman dasar dan strategi yang benar. Pemilik usaha baru sebaiknya tidak hanya fokus pada penayangan iklan, tetapi juga memahami dashboard, tujuan kampanye, serta pengaturan audiens dan anggaran.

Dengan strategi efisien, layanan profesional, dan pembelajaran berkelanjutan, Google Ads bisa menjadi aset utama dalam pertumbuhan bisnis digital Anda.

Scroll to Top